Kamis, Desember 30, 2010

Mengenal Hosting dan Domain


Hosting dan Domain sangat mendukung keprofessionalitas seseorang yang memiliki website. 
Mengapa?
Terlebih dahulu, mari kita mengenal fungsi dari Domain dan Hosting.

FUNGSI DOMAIN DAN HOSTING

Saya akan menjelaskan terlebih dahulu mengenai fungsi dari Domain
Jika untuk membuat suatu website ataupun situs, Anda memanfaatkan blog gratisan.
Contohnya : www.blogger.com
Pasti Anda akan memiliki nama website yang panjang, seperti http://bon-bonblog.blogspot.com dan nama website tersebut akan dianggap kurang prestise. Namun jika Anda ingin terlihat lebih prestise meskipun baru ngeblog. Anda bisa saja mempunyai nama seperti http://www.bon-bonblog.com
Dengan cara apa untuk menyingkat seperti itu ?
 Untuk menyingkat nama seperti itu, Anda harus mendaftarkan  dan menyewanya di salah satu layanan pendaftaran domain. Tapi yang untuk blog saya dengan domain ( http://www.bon-bonblog.co.cc) ini yang menggunakan domain gratis.
Untuk penjelasan mengenai domain akan saya jelaskan setelah penjelasan mengenai fungsi dari hosting dan domain ini. 

Ok.. sekarang lanjut ke fungsi dari Hosting .
Untuk penjelasan mengenai fungsi hosting singkat saja, karena fungsi dari hosting ini hampir sama dengan domain. Hanya saja untuk domain, pada awalnya harus sudah memiliki blog, sedangkan untuk hosting, pada nantinya Anda akan membuat website atau situs dari awal, seperti membuat file html yang akan di hostingkan. :)

Bagaimana kira-kira .. ? Sudah cukup jelas mengenai fungsi Domain dan Hosting?
Sekarang lanjut ke pengertian Domain dan Hosting .




DOMAIN


Domain adalah nama unik untuk mengidentifkasi beberapa nomor IP. Dengan tujuan agar suatu website dapat dikenali dan diakses/dikunjungi oleh penggunanya.

Sebagai contoh : nama domainnya www.bon-bonblog.co.cc yang URLnya ditulis http://www.bon-bonblog.co.cc yang mengidentifikasi IP 209.85.132.132. 
Sedikit menyinggung URL sebentar. Perhatikan penulisan URL. 
Dalam penulisan URL yang lengkap, akan terdiri dari notasi "http" + nama domain. Notasi "http" menjelaskan bahwa proses transport data website dari server ke komputer menggunakan protokol HTTP (Hyper Text Transfer Protocol). Sedangkan penambahan "www" pada nama domain menjelaskan bahwa website ini dapat diakses oleh publik. Dan untuk notasi ".co.cc" menandakan blog tersebut menggunakan domain gratisan.
Domain ada yang gratis ada juga yang berbayar.
  • Contoh domain yang gratisan memiliki ekstensi (akhiran) :
.co.cc , .co.tv dan .co.nr
  • Contoh domain Indonesia yang berbayar yaitu : 
.co.id
(digunakan untuk Badan Usaha yang berbadan hukum sah.)
.go.id
(digunakan khusus untuk Lembaga Pemerintahan Republik Indonesia)
.ac.id
(digunakan untuk Lembaga Pendidikan)
.mil.id
(digunakan untuk Lembaga Militer Republik Indonesia)
.war.net.id
(digunakan khusus untuk industri warung internet di Indonesia)
.sch.id
(digunakan khusus untuk lembaga pendidikan, misalnya SD, SMP, ataupun SMU)
.web.id
(khusus ditujukan kepada badan usaha, organisasi maupun perseorangan yang mlakukan kegiatannya di WWW)
.or.id
(digunakan untuk berbagai macam organisasi yang tidak tergolong .ac.id , .go.id , .co.id dan .mil.id dan lain-lain)

Biasanya domain yang berbayar memiliki waktu sewa minimal 1 tahun, jadi Anda harus memperpanjangnya . Sebab kalau tidak, nama domain akan menjadi bebas dan dapat digunakan oleh orang lain. Untuk memilih nama domain. Saya menyarankan, pilihlah nama domain yang tidak panjang, lalu tidak memakai tanda (-) jangan seperti punya saya ini :D agar mudah diingat oleh pengunjung.

HOSTING

Hosting adalah ruangan penyimpanan data online yang digunakan untuk menempatkan dokumen-dokumen website Anda. Bisa berupa : gambar, lagu, bahkan juga file HTML, PHP script, CSS, database dan file lain yang dibutuhkan untuk halaman web. Sehingga menjadi sebuah website yang dapat dikunjungi seluruh jaringan internet. 
Jadi, hal yang terpenting yang perlu Anda ketahui yaitu untuk mempublikasikan website Anda di dunia Internet adalah tempat website itu sendiri yang biasanya disebut Host atau Hosting atau Web Hosting.

Web Hosting sangat dibutuhkan untuk membangun sebuah website. Karena webhosting jika di dunia nyata ibaratkan sepetak tanah, website sebagai rumah dan domain adalah alamat Anda . Jadi untuk menemukan tempat dimana rumah Anda berada (hosting), seseorang harus mengetahui alamat (domain) tersebut. Bagaimana ? biar lebih paham silahkan lihat video cakbeo di bawah ini .



Jadi kesimpulannya, Hosting dan Domain merupakan kesatuan sebuah Website.
Hosting juga ada yang gratis juga ada yang berbayar.
Tapi ingat, yang gratis selalu memiliki kelemahan, 
Kelemahan pertamanya yaitu tersedianya fasilitas yang sangat minimum, misalnya jumlah domain yang Anda masukkan ke 1 cpanel jumlahnya sangat terbatas.
Kelemahan kedua, yaitu tidak ada kontrak dan server yang sering down.
Kelemahan ketiga, adanya iklan di bagian atas atau bawah situs, seperti yang saya alami di blog baru saya 
Untuk hosting yang berbayar merupakan kebalikan dari itu semua. 

Agar Anda tidak bingung dalam memilih hosting, perhatikan pertimbangan-pertimbangan di bawah ini:
Kapasitas 
(besarnya hardisk space yang akan Anda sewa). 
Bandwith 
(besarnya biaya hosting) 
Support 
(pilih yang memiliki layanan selama 24 jam penuh) 
Backup 
(untuk keamanan)
 Database
Contoh penyewaan Hosting yang saya kenal yaitu Jagoan Hosting. Web sekolah saya (www.sman20surabaya.com) menyewa hosting disini.

JAGOAN HOSTING

Jagoan Hosting adalah salah satu Hosting Indonesia yang memberikan pelayanan yang baik. Ketika Anda menyewa hosting disini, Yang akan Anda dapatkan yaitu 

Kecepatan blog Anda akan begitu cepat 
Pelayanan costumer servicenya sangat ramah, karena kita dapat berkonsultasi 1 x 24 jam
    Hosting Murah (untuk menyewanya murah)
    Keamanan menjamin

    Sekarang mari kita lanjut ke cara mengarahkan Domain ke Server Hosting..

    Cara Mengarahkan Domain ke Hosting

    Apabila Anda membeli domain sekaligus hosting dalam satu provider, maka domain yang Anda beli langsung diarahkan ke server hosting tersebut. Tetapi jika Anda membeli domain dan hosting secara terpisah (berbeda tempat), tentu saja Anda harus mengarahkan domain tersebut ke sever hosting agar Anda bisa mempublikasikan blog Anda.
    Berikut langkah-langkahnya :
    1. Login ke Cpanel dahulu .
    2. Lihat di tab Domain, kemudian pilih Addon domain
    3. Disitu Anda akan menemukan nama-nama server Anda yang seperti yang saya punya ns1.byet.org dan ns2.byet.org
      Nama server ini sangat di pergunakan untuk mengarahkan domain ke hosting. Dengan mengubah pengaturan name server pada domain yang Anda sewa dengan name server web hosting yang akan Anda gunakan, seperti name server saya di atas.
    4. Kemudian ubahlah name server pada domain yang Anda sewa.(di tempat menyewa domain)
    5. Setelah itu masukan nama domain yang akan di tambahkan di hosting Anda (pada Addon Domain) kemudian klik "add domain"
    Dan pada akhirnya tersimpanlah nama domain baru Anda :) kemudian Anda dapat memulai menggunakannya dengan menginstal wordpress, maupun lain-lain untuk keperluan Anda.

     
    Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons