Rabu, Maret 08, 2017

Membuat SKCK untuk Melamar Kerja

Beberapa perusahaan ada yang mensyaratkan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian) sebagai persyaratan administrasi perekrutan calon karyawan. SKCK dahulu disebut dengan SKKB (Surat Keterangan Kelakuan Baik) dan surat ini berisikan keterangan yang dibuat oleh Polri mengenai catatan kejahatan seseorang.

Mengurus pembuatan SKCK di POLRES dan POLSEK berbeda. Jika Anda ingin mengurus SKCK untuk keperluan melamar kerja CPNS/ PNS, maka yang harus anda tuju adalah POLRES. Sedangkan untuk keperluan melamar kerja di perusahaan swasta, Anda bisa mengurusnya di POLSEK terdekat.

Untuk mengurus SKCK ini diperlukan tarif Rp 30.000 (tahun ini, 2017). Pengalaman saya mengurus di POLSEK Rungkut baru yang berada di Jl. Rungkut Asri Timur 17 blok RK no.1 Surabaya.
POLSEK Rungkut, Surabaya
Pertama kita diminta menyiapkan beberapa persyaratan berikut:
1. Foto copy KTP (1 lembar)
2. Foto copy Kartu Keluarga (1 lembar)
3. Foto copy Akte Kelahiran (1 lembar)
4. Foto formal terbaru dengan background merah ukuran 4x6 (4 lembar)

Setelah mempersiapkan persyaratan diatas, masuk ke ruang SKCK untuk menukarnya dengan formulir dan membayar Rp 30.000,-. Nanti Anda akan ditanya, "mengurus SKCK untuk keperluan apa?". Jika untuk keperluan melamar kerja CPNS maka petugas akan menolak Anda, karena seperti yang sudah saya sampaikan diatas. Setelah itu, Anda diberi formulir dan dipersilahkan untuk mengisinya dan kumpulkan kembali ke petugas pengurus SKCK.

Tidak lama kemudian, tunggu saja sekitar 10 - 15menit (tergantung antriannya) SKCK telah selesai dibuat. Tergolong sangat mudah dan cepat pelayanannya dan juga ramah petugasnya. 
Mengenai rekam sidik jari, sepertinya hanya berlaku untuk mengurus SKCK di POLRES, karna saya tidak sama sekali mendapatkan prosedur scan sidik jari dalam mengurus SKCK di POLSEK ini. 
Hal ini juga berlaku untuk perpanjangan SKCK. Saran saya, untuk mengurus SKCK datang pagi-pagi saja karena sudah pasti antri banyak dan jangan lupa bawa bolpoin Jam operasionalnya pkl 09.00 - 14.30 WIB.

Selamat mengurus SKCK, Semoga bermanfaat.



Jumat, April 15, 2016

Inilah Akibat Iguana Kekurangan Kalsium


Ini adalah cerita singkat mengenai kasus yang diderita oleh iguana saya. Iguana betina berumur 1,5 tahun milik saya yang saya pelihara sejak lahir ini sebelumnya adalah iguana yang sangat aktif dan banyak makan, buang air besar sangat lancar bahkan 3 kali sehari. Lingkungan yang saya sediakan bukan kandang, namun free room (saya biarkan berkeliaran di rumah). Biasanya memiliki tempat persembunyian sendiri, seperti di kolong bawah lemari, di dapur (karena suhu dapur yang hangat) atau di belakang kulkas (karena suhu kulkas yang hangat), masalah buang air besar sudah saya biasakan di kamar mandi sejak umur  9 bulan, jadi jika memang butuh buang air besar, iguana saya sudah pandai mencari kamar mandi rumah. 

Namun ada hal yang saya remehkan atau luput dengan kebutuhan penting iguana yaitu sinar matahari. Yang mana saya ketahui bahwa iguana membutuhkan sumber cahaya UV agar dapat memproduksi vitamin D3 atau memetabolisme kalsium. Karena jarangnya saya dirumah, saya hanya bisa menjemur iguana pada hari libur saja dan itu apabila ada matahari. Dan ternyata juga tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan iguana. Penyesalan memang selalu datang diakhir ya.
Nah inilah foto iguana saya yang sakit karena kekurangan kalsium.


Seperti yang terlihat pada foto diatas, kondisinya lemas, tidak mau makan, tidak bisa buang air besar dan muncul punuk kecil diatas leher iguana. Berikut foto dilihat dari atas.


Dilihat dari atas, perut iguana sangat besar. Dan pada awalnya saya mengira apakah iguana betina saya ini sedang menggendong telur ataukah gangguan pencernaan. Lalu saya tanyakan kepada grup KPI (Komunitas Pecinta Iguana) di Facebook mengenai kondisi ini. Beberapa orang menyatakan bahwa ini adalah gangguan pencernaan. Belum sepenuhnya yakin. kemudian saya bawa ke klinik hewan. Kendalanya adalah saya kesusahan menemukan dokter hewan yang bisa menangani reptil pada saat itu (lokasi Surabaya Timur). Dan baru dihubungi 3 hari berikutnya. 

Penanganan sementara yang saya lakukan sedikit salah dari penjelasan dokter. Karena pada awalnya banyak yang mengatakan gangguan pencernaan, maka saya beri buah-buahan yang kaya serat. Karena tidak bisa makan akibat terlalu lemas, maka buah-buan tadi saya jus dan saya berikan menggnakan pipet tetes. Lalu penanganan lainnya yaitu rendam dengan air suam-suam kuku yang mana dalam kamus pemeliharaan iguana ini dapat membantu iguana untuk buang air besar.

Tapi ternyata tidak demikian, setelah memeriksakan ke dokter iguana. Dokter menegaskan bahwa iguana saya kekurangan kalsium, sehingga metabolisme iguana menurun hingga berada pada titik kritis, lemas dan tidak mampu menggerakkan badannya bahkan buang air besar juga tidak mampu.
Lalu dokter memberikan obat kalsium untuk iguana yaitu

Jumat, Februari 27, 2015

Kabar Negatif Pelajar yang Mencuat Di Segala Media Massa

Seperti keseharian orang-orang pada umumnya, yang tak lepas dari smartphone. Setiap kali nganggur, saya sempatkan membuka facebook yang sudah saya link-an ke beberapa media penyaji berita-berita terbaru. Dan hampir setiap hari saya menemukan berita mengenai pelajar. Mungkin Anda juga sering mendapatkan berita seperti ini. Berita yang sangat mencengangkan sekaligus memalukan. Berita yang dimana perilaku pelajar seolah-olah tidak berada pada usianya, perilaku pelajar yang bertindak kejam dan perilaku-perilaku lainnya yang sangat tidak bermoral serta tidak pantas mereka lakukan.

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons