Jumat, Desember 10, 2010

Praktek Tes Golongan Darah


Golongan Darah hendaknya diketahui setiap orang, karena sangat penting dalam proses tranfusi darah. Tranfusi darah tidak akan terlaksana jika pendonor maupun resipien belum diketahui golongan darahnya.
Tes Golongan Darah ada 3 macam ..
1. Sistem Rhesus
2. Sistem Mn
3. Sistem ABO

Diantar ketiga sistem di atas yang pernah saya praktekan bersama teman-teman saya di sekolah yaitu sistem ABO.  

 Penjelasan Mengenai Tes Golongan Darah Sistem ABO.


Golongan darah sistem ABO ini ditentukan dari jenis aglutinogen dalam eritrosit dan aglutinin dalam plasma darah. Sehingga terdapat 4 jenis golongan darah bedasar sistem ABO ini. Diantaranya, golongan darah A, B, O dan AB.



Proses mengetes golongan darah dengan sistem ABO :
  1. Ambil dahulu darah yang akan di uji, kemudian teteskan di kaca preparat di bagian kanan dan kiri. Tetapi setelah menusukkan jarum pada daerah yang akan di ambil darahnya, harus di bersihkan dengan alkohol dahulu agar tidak menimbulkan infeksi :). 
  2. Ambillah serum aglutinin α (serum yang berwarna kuning) dan serum aglutinin β (serum yang berwarna biru)
  3. Teteskan aglutinin α ke dalam darah sebelah kiri dan aglutinin β ke dalam darah sebelah kanan.. 
  4. Amati darah yang telah di tetesi oleh serum aglutinin dengan memperhatikan 4 kemungkinan terjadinya penggumpalan .
  5. Kemungkinan pertama, Apabila pada darah yang ditetesi oleh aglutinin α dan aglutinin β terjadi penggumpalan ditetesan aglutinin α , maka darah itu bergolongan darah A. Lihat gambar :
  6. Kemungkinan kedua, Apabila pada darah yang ditetesi oleh aglutinin α dan aglutinin β terjadi penggumpalan ditetesan aglutinin β, maka darah itu bergolongan darah B. Lihat gambar :
  7. Kemungkinan ketiga, Apabila pada darah yang ditetesi oleh aglutinin α dan aglutinin β terjadi penggumpalan ditetesan aglutinin α maupun aglutinin β, maka darah itu bergolongan darah AB. Lihat gambar :
  8. Dan kemungkinan yang terakhir yaitu apabila pada darah yang ditetesi oleh aglutinin α dan aglutinin β tidak terjadi penggumpalan ditetesan aglutinin α maupun aglutinin β, maka darah itu bergolongan darah O. Lihat gambar :

Pemakaian jarum hanya 1 kali :) dan harus steril

Diperagakan oleh :

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons